Share
1

Hari Jumat: Penghulu Segala Hari, Meraih Berkah dengan Amalan Sunnah

by Darul Asyraf · 28 September 2025

Hari Jumat. Bagi umat Muslim, hari ini bukan sekadar pergantian angka di kalender. Jumat adalah hari yang istimewa, hari yang dimuliakan, bahkan disebut sebagai Sayyidul Ayyam atau penghulu dari seluruh hari. Keutamaaya yang agung menjadikan hari Jumat sebagai kesempatan emas bagi kita untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berbagai keberkahan dan pahala berlimpah menanti siapa saja yang menghidupkan hari ini dengan amalan-amalan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Mari kita telusuri lebih dalam mengapa hari Jumat begitu mulia dan amalan-amalan suah apa saja yang bisa kita lakukan untuk mengoptimalkan hari yang penuh rahmat ini. Dengan memahami dan mengamalkan suah di hari Jumat, semoga kita termasuk golongan hamba yang senantiasa meraih keberkahan dan ridha-Nya.

Keistimewaan dan Kemuliaan Hari Jumat

Mengapa Jumat disebut sebagai hari yang paling mulia? Ada banyak dalil dari Al-Quran dan Hadits yang menjelaskan keagungan hari ini. Allah SWT berfirman dalam Al-Quran surat Al-Jumu’ah ayat 9:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِن يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Artinya: “Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan salat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”

Ayat ini secara eksplisit memerintahkan umat Muslim untuk meninggalkan segala aktivitas duniawi dan bersegera menuju masjid ketika adzan Jumat berkumandang, menunjukkan betapa pentingnya ibadah di hari ini. Selain itu, Rasulullah SAW juga bersabda:

خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا وَلَا تَقُومُ السَّاعَةُ إِلَّا فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ

Artinya: “Sebaik-baik hari yang pada hari itu matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia dimasukkan ke surga, dan pada hari itu ia dikeluarkan dari surga. Dan tidak akan terjadi hari kiamat kecuali pada hari Jumat.” (HR. Muslim)

Hadits ini menjelaskan beberapa peristiwa besar yang terjadi pada hari Jumat, menunjukkan kedudukaya yang sangat istimewa di sisi Allah SWT. Bukan hanya itu, di hari Jumat juga terdapat waktu yang mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda:

فِيهِ سَاعَةٌ لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللَّهَ شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ

Artinya: “Di hari Jumat itu ada satu saat (waktu), apabila seorang Muslim salat dan memohon sesuatu kepada Allah, pasti akan diberikan kepadanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Para ulama berbeda pendapat mengenai kapan waktu mustajab ini, namun mayoritas berpendapat bahwa waktu tersebut adalah setelah Ashar hingga terbenamnya matahari. Ini adalah peluang besar bagi kita untuk memanjatkan doa-doa terbaik kita kepada Allah SWT.

Amalan-Amalan Suah di Hari Jumat

Untuk memaksimalkan keberkahan di hari Jumat, Rasulullah SAW menganjurkan beberapa amalan suah yang bisa kita lakukan. Amalan-amalan ini tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga memberikan ketenangan jiwa dan kebersihan diri.

1. Mandi Jumat

Ini adalah salah satu suah yang paling ditekankan. Mandi Jumat bukan sekadar mandi biasa, tetapi mandi besar seperti mandi junub, yang bertujuan untuk membersihkan diri secara fisik dan menyucikan diri secara spiritual sebelum menunaikan shalat Jumat. Rasulullah SAW bersabda:

غُسْلُ يَوْمِ الْجُمُعَةِ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُحْتَلِمٍ

Artinya: “Mandi pada hari Jumat adalah wajib bagi setiap orang yang telah balig.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kata ‘wajib’ di sini oleh sebagian ulama diartikan sebagai sangat ditekankan (suah muakkadah), yang menunjukkan betapa pentingnya amalan ini.

2. Memakai Pakaian Terbaik dan Wangi-Wangian

Setelah mandi, dianjurkan untuk memakai pakaian yang paling bersih dan terbaik yang dimiliki. Lebih baik lagi jika berwarna putih, sebagaimana disebutkan dalam beberapa hadits. Selain itu, menggunakan wangi-wangian (parfum) juga sangat dianjurkan, terutama bagi laki-laki, untuk menghadiri shalat Jumat dengan penampilan yang rapi dan harum.

3. Bersiwak

Menjaga kebersihan mulut adalah bagian dari kebersihan Islam. Bersiwak atau menggosok gigi sangat dianjurkan di hari Jumat untuk menyempurnakan kebersihan diri sebelum menghadap Allah SWT di masjid.

4. Pergi ke Masjid Lebih Awal

Salah satu amalan yang mendatangkan pahala besar adalah berangkat ke masjid lebih awal untuk shalat Jumat. Semakin awal seseorang berangkat, semakin besar pahala yang didapat, seperti pahala berkurban unta, sapi, domba, ayam, hingga telur. Ini adalah motivasi agar kita tidak menunda-nunda pergi ke masjid.

5. Membaca Surah Al-Kahfi

Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ

Artinya: “Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, niscaya ia akan diterangi dengan cahaya antara dua Jumat.” (HR. Hakim dan Baihaqi)

Membaca surah Al-Kahfi pada malam Jumat atau hari Jumat adalah amalan yang sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan yang luar biasa, yaitu akan diberi cahaya oleh Allah SWT.

Baca juga ini : Shalawat Nabi: Kunci Ketenangan Hati, Pelancar Rezeki, dan Keberkahan Hidup

6. Memperbanyak Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW

Hari Jumat adalah hari di mana kita dianjurkan untuk memperbanyak shalawat kepada Rasulullah SAW. Beliau bersabda:

أَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنَ الصَّلَاةِ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَةِ الْجُمُعَةِ فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ

Artinya: “Perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari Jumat dan malam Jumat, karena sesungguhnya shalawat kalian akan diperlihatkan kepadaku.” (HR. Baihaqi)

Setiap shalawat yang kita panjatkan akan sampai kepada beliau, dan ini adalah bentuk cinta dan penghormatan kita kepada utusan terakhir Allah SWT.

7. Memperbanyak Doa di Waktu Mustajab

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ada satu waktu di hari Jumat yang mustajab untuk berdoa. Manfaatkan waktu ini, terutama setelah shalat Ashar hingga matahari terbenam, untuk memanjatkan doa-doa terbaik, memohon ampunan, rezeki, kesehatan, dan segala kebaikan dunia dan akhirat.

8. Sedekah

Meskipun sedekah dianjurkan setiap saat, bersedekah di hari Jumat memiliki keutamaan tersendiri. Hari Jumat adalah hari yang penuh berkah, sehingga amal kebaikan yang dilakukan di hari ini diharapkan akan dilipatgandakan pahalanya. Selain itu, sedekah adalah salah satu amalan yang dapat membersihkan harta dan jiwa.

9. Shalat Jumat (bagi Laki-laki)

Bagi laki-laki Muslim yang sudah balig dan tidak ada halangan syar’i, menunaikan shalat Jumat adalah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan. Ini adalah puncak dari amalan-amalan Jumat yang dilakukan sebelumnya.

Baca juga ini : Menjaga Keikhlasan: Kunci Diterimanya Ibadah di Sisi Allah

Hikmah di Balik Amalan Jumat

Setiap syariat dan anjuran dalam Islam pasti memiliki hikmah yang mendalam. Amalan-amalan suah di hari Jumat ini tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga mengandung makna dan manfaat besar bagi kehidupan kita. Kebersihan diri yang ditekankan melalui mandi dan bersiwak mengajarkan kita pentingnya menjaga kebersihan, baik fisik maupun spiritual. Pakaian terbaik dan wangi-wangian menunjukkan adab kita dalam menghadap Allah dan berinteraksi dengan sesama. Bersegera ke masjid dan memperbanyak doa menumbuhkan kedisihatan dan kebergantungan kita kepada Sang Pencipta. Sementara membaca Al-Kahfi dan memperbanyak shalawat menguatkan keimanan dan hubungan kita dengan Rasulullah SAW.

Secara keseluruhan, hari Jumat adalah momentum untuk kita mengintrospeksi diri, memperbaharui niat, dan meningkatkan kualitas ibadah kita. Dengan mengamalkan suah-suah di hari ini, kita tidak hanya berharap mendapatkan pahala, tetapi juga membentuk pribadi yang lebih bersih, disiplin, dan senantiasa terhubung dengan Allah SWT dan Rasul-Nya.

Semoga kita semua diberikan kemudahan dan taufik untuk senantiasa menghidupkan hari Jumat dengan sebaik-baiknya, menjadikaya ladang amal yang tak pernah kering. Mari jadikan setiap hari Jumat sebagai kesempatan untuk meraih ampunan, rahmat, dan keberkahan dari Allah SWT, demi kebahagiaan di dunia dan akhirat.

You may also like